The mute’s happiness


selamat bergabung bagi teman-teman yang baru membaca. Kita sudah sampai dichapter akhir dari perjalanan kisah Hana dan Aarick Selamat membaca dan berikan dukungan, berupa kritik dan saran di akhir cerita dikolom komentar, terima kasih ..

Chapter final

bagian I

“Story of Us”

 

          “di pasar hana bertemu dengan anak buah paman corte yang menjaga keamanan disana”

Barnard       : ohh ? lihat apa itu hana dan celi ? (melihat dari kejauhan)

Baren           : oh iya ! tapi dia bersama dengan siapa ??

Barnard       : hana.. celi .. (memanggil sambil melambaikan tangan)

Celi              : apa kabar kak bar-bar

Hana            : (menunduk memberi hormat)

Barnard       : kenapa setiap bertemu kamu mengubah nama kami hah, hahaha

Barnard       : dan juga kau sudah tumbuh dengan baik ya

Baren           : wahh sudah lama sekali kalian tidak kesini, biasanya kakak kalian mencuri makanan disi—

Barnard       : hei .. (menyikut) baren. Tapi ngomong-ngmong kenapa kalian tidak bersama kak rino

Celi              : kak rino sedang kerja kak

Baren           : wahh hari minggu pun dia berkerja, kak rino benar-benar sudah berubah ..

Celi              : oh iya ini teman kakak kami, namanya kak dyna.

Barnard       : maaf kami tidak bermaksud mengabaikannmu, kenalkan kami adalah keluarga mereka juga kami juga kakak mereka (celi dan hana)

Kak dyna      : its okay, dan juga celi bukannya sudah kakak bilang aku ini kakak iparmu ?!

Baren dan barnard (bingung)

Baren           : apa ada yang kalian butuhkan disini biar kami membantu kalian mencarinya

Barnard       : banyak sayuran segar baru masuk tadi pagi

Celi              : tidak apa-apa kak, terima kasih tawarannya

Barnard       : oh iya disetiap jalan keluar ada anak buah pak tua corte juga jadi, nikmati waktu kalian

Hana            : terima kasih kak (menulis dibuku)

“didalam pasar”

Kak dyna      : apa sekarang kita sedang dikawal ? kenapa mereka terlihat sangat waspada

Celi              : mereka selalu seperti itu ketika kami kemari, jika mereka berbuat kesalahan, paman corte akan mengamuk

Kak dyna      : kenapa mereka mengangap kalian keluarga dan siapa  itu paman corte

“paman corte batuk : sepertinya ada yang membicarakanku”

Celi              : paman corte adalah bos mereka sekaligus bos dari preman-preman di wilayah ini kak. kak rino pernah menolong mereka, dan anggap saja kak rino pernah mengalahkan paman corte

Kak dyna      : si rakus itu ?? (sepertinya aku tidak salah pilih :)

Kak dyna      : apa kalian capek ? ayo istirahat disana

Celi              : kak hana aku mau es krim ..

Kak dyna      : tidak apa-apa hana biar kakak yang membelikannya, eskrim nya 3 pak

Kak dyna      : wahh lihat eskrim ini porsinya besar juga, berapa pak harganya ?

Bapak penjual es krim      : itu gratis nona

Kak dyna      : hmmmm

Kak dyna      : apa oleh orang-orang yang disana menyuruh bapak ?

Bapak penjual es krim      : tidak nona , tolong ambil saja kalau tidak mereka bisa marah

Kak dyna      : tidak-tidak kalau begitu bapak bisa rugi, aku juga melihat bapak belum dapat pembeli dari tadi

Bapak penjual es krim      : tolong terima saja nona

Kak dyna      : kalau begitu buatkan eskrim untuk mereka dan bapak juga  mari kita menikmati eskrim ini bersama-sama. apa segini cukup "menunjukkan uang sekitar 500 ribuan"

Kak dyna      : (mengumpulkan anak buah paman corte yang ada dipasar) barnard dan baren apa aku bisa minta bantuan kalian?

Barnard       : oh tentu saja

“orang-orang yang sedang berbelanja bingung”

“mereka berkumpul”

Kak dyna      : aku memang tidak pantas berkata seperti ini tapi, jika kalian mempunyai hutang budi kalian tidak boleh membuat orang lain kesusahan, kalau tidak kalian akan membuat orang lain jadi membenci mereka, mengerti.

Kak dyna      : ayo makan es krimnya semua aku yang bayar semuanya

          “kadang kak dyna bersikap aneh tapi saat ini kakak terlihat seperti orang yang berbeda dia orang yang baik “

“dirumah”

Kak dyna      : oh iya hana kenapa kau bisa menjadi pacar Aarick apa yang kau sukai darinya ?

Hana            : semuanya tentang dia kekurangan, kebaikan, dan ketulusan, serta keberaniannya dan dia juga pernah menyelamatkan ku dan kami bisa melanjutkan hidup karena kebaikan orang tuanya, aku sempat putus asa dan sangat bersyukur tanpa bantuan mereka kita mungkin tidak akan pernah bertemu seperti ini kak (menulis dibuku catatan)

          “pelindung kata itu yang sangat tepat dan merupakan arti dari namanya juga”

“diwaktu yang sama “

“kak rino dan Aarick sedang berbicara serius ditaman”

Kak rino       : jadi seberapa buruk keadaanmu sekarang ?!!

Aarick         : aku minta maaf kak

Kak rino       : SUDAH KUBILANG JANGAN MINTA MAAF, INI SALAHKU

Aarick         : kenapa kakak merasa bersalah ?

Kak rino       : kejadian 6 tahun yang lalu saat kalian waktu kecil bermain didekat pabrik

Kak rino       : aku melihatnya dan hana mengetahui bahwa kau tidak mau terlihat lemah karena itu hana menggelengkan kepala dan memberikan isyarat untuk tetap diam

Kak rino       : ketika kau menginap dirumah kami, kau terbangun tapi tidak melihatku, engkau menangis sambil kesakitan tapi tidak bersuara

Kak rino       : dan terkadang kau merasa kesakitan tapi kau tetap terlihat kuat dan menahannya ketika hana berbicara denganmu

Kak rino       : dan kau tahu, hana juga mengetahuinya dan dia berkata padaku “kak jika sudah waktunya jangan halangi aku untuk menjadi pelindungnya juga”.

Kak rino       : tinggal kalian orang-orang yang sangat berharga dihidupku, aku mempunyai tubuh yang kuat semua ini hanya untuk menjaga kalian jadi apapun yang terjadi biar kakak mu ini membantu, walaupun nyawa taruhannya.

Kak rino       : setidaknya izinkan orang yang terlahir malang ini bisa memberikan kebahgiannya untuk kalian

Kakak           : jadi bagaimana keadaanmu sekarang apa yang kau butuhkan?

Aarick         : dokter bilang aku terdiagnosa “oklusi arteri retina” atau "stroke mata" karena sering memaksakan diri dan dokter pernah bertanya apakah aku pernah cedera dimata

Aarick         : aku tidak yakin dan bilang tidak pernah dan baru bilang sekarang bahwa pernah kepalaku terbentur tumpukan kayu yang waktu itu

Aarick         : dokter bilang itu salah satu penyebabnya yang membuat penyempitan pembuluh darah pada leher (karotis), meningkatkan resikonya menjdi sangat besar terjadi

Kak rino       : apa yang akan terjadi jika engkau benar-benar terkena stroke mata?

Aarick         : aku mungkin tidak akan pernah mendapatkan penglihatanku lagi selamanya

Kak rino       : bagaimana dengan operasi mata, gunakan mata kakak !!

Aarick         : saat ini ibu dan ayah bukan sedang liburan tetapi mengumpulkan uang untuk operasi dan mencari pendonor yang pas kak

Kak rino       : sudah kubilang kakak tidak membutuhkan uang kalian, ambil mata kakak, kakak ingin kau bisa membahagiakan hana adikku

Aarick         : aku tau kakak khawatir tapi tingkat keberhasilan donor mata sangat kecil, dan membuat pendonor menjadi lemah dan jika gagal bisa berdampak buruk untuk kesehatannya

Kak rino       : kakak akan mencobanya apapun yang akan terjadi

Aarick         : kak?! Jika kita tidak berhasil kita berdua hanya akan membuat hana tambah sedih

Aarick         : dokter bilang penglihatanku akan hilang dalam 3 bulan jika aku beristirahat dengan cukup, dan akan lebih cepat lagi penglihatanku menghilang jika aku melakukan aktifitas seperti biasanya

Kak rino       : berapa lama ?

Aarick         : aku akan menghabiskan waktu satu bulan ini untuk  bersama hana agar aku tidak pernah melupakan wajahnya sampai aku tua nanti

Aarick         : daripada berdiam diri 3 bulan dan kehilangan penglihatan tanpa bertemu dengan hana, yang aku minta dari kakak sekarang, tolong terima permintaanku yang egois ini kak (tersenyum)

Bersambung . .

Terima kasih sudah membaca sampai habis kisah hana dan Aarick, Apa yang akan terjadi pada Aarick selanjutnya? tetap ikuti cerita selanjutnya. Terimakasih teman-teman
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter